Wew... Ternyata dalil ini sungguh sangat berguna dalam menyelesaikan
berbagai masalah dalam garis-garis segitiga. Contohnya pada soal
berikut:

Contoh Soal:
Jika AB = 10 cm, CB = 12 cm, AC = 6 cm, dan DB = 7 cm, maka berapakah panjang CD?
(jangan dijawab di sini doeloe yach)... ^^
Sebelum mengenal dalil Steward, alangkah baiknya kalau kita mengenal apa itu proyeksi.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Mengenal Proyeksi
Hmm. Perhatikan gambar berikut.
Jika
ruas garis AB diproyeksikan ke garis l, maka hasilnya adalah sebagai
berikut.
Dari
gambar di atas, AA' tegak lurus terhadap garis l dan BB' tegak lurus
terhadap garis l. A'B' adalah proyeksi AB pada l.
Sedangkan, apabila ruas garis l diproyeksikan terhadap AB, maka hasilnya adalah sebagai berikut.
Pada
gambar di atas, ruas garis yang berwarna merah adalah proyeksi ruas
garis l terhadap AB.
Tentunya, dari kedua contoh di atas, kalian sudah tahu istilah proyeksi bukan.? Jadi, proyeksi itu seperti memetakan suatu daerah secara tegak lurus terhadap daerah lainnya. Begitu loh... ^^
Contoh soal 1:
Tentukan proyeksi dari:

a. AB pada BC
b. BC pada AC
c. AB pada AC
d. AC pada BC
e. BC pada AB
f. AC pada AB
Jawab: a. BD; b. CE; c. AE; d. CD; e. BF; f. AF.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Rumus Proyeksi Pada Segitiga Lancip

Perhatikan gambar di samping!
\triangel ABC adalah segitiga lancip.
CF
AB (CF=garis
tinggi)
AF = p(proyeksi AC pada AB), maka BF = c-p
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Rumus Proyeksi Pada segitiga Tumpul

Perhatikan gambar di samping!
ABC
adalah segitiga tumpul.
CF
AB (CF=garis
tinggi)
AF = p (proyeksi AC pada AB).
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Dalil Stewart

ACD,

Perhatikan
BCD,

Gabungkan keduanya, maka:
Kali silang, lalu bagi dengan 2, maka:
Ingat bahwa
, maka:
Rumus di atas itulah yang sering dikenal debagai dalil Stewart.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Contoh Soal 2:

Jika AB = 10 cm, CB = 12 cm, AC = 6 cm, dan DB = 7 cm, maka berapakah panjang CD?
Jawab:




_________==>
menggunakan kalkulator.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Contoh Soal:
Jika AB = 10 cm, CB = 12 cm, AC = 6 cm, dan DB = 7 cm, maka berapakah panjang CD?
(jangan dijawab di sini doeloe yach)... ^^
Sebelum mengenal dalil Steward, alangkah baiknya kalau kita mengenal apa itu proyeksi.

=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Mengenal Proyeksi
Hmm. Perhatikan gambar berikut.
Sedangkan, apabila ruas garis l diproyeksikan terhadap AB, maka hasilnya adalah sebagai berikut.
Tentunya, dari kedua contoh di atas, kalian sudah tahu istilah proyeksi bukan.? Jadi, proyeksi itu seperti memetakan suatu daerah secara tegak lurus terhadap daerah lainnya. Begitu loh... ^^
Contoh soal 1:
Tentukan proyeksi dari:
a. AB pada BC
b. BC pada AC
c. AB pada AC
d. AC pada BC
e. BC pada AB
f. AC pada AB
Jawab: a. BD; b. CE; c. AE; d. CD; e. BF; f. AF.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Rumus Proyeksi Pada Segitiga Lancip
Perhatikan gambar di samping!
\triangel ABC adalah segitiga lancip.
CF
AF = p(proyeksi AC pada AB), maka BF = c-p
| ________ | Perhatikan \triangel ACF Perhatikan \triangel BCF | __________ | Sehingga:![]() ___pada segitiga lancip |
Rumus Proyeksi Pada segitiga Tumpul
Perhatikan gambar di samping!
CF
AF = p (proyeksi AC pada AB).
| ________ | Perhatikan Perhatikan | __________ | Sehingga: ___pada segitiga tumpul |
Dalil Stewart
Nah, sekarang baru kita akan membahas dalil
Stewart. Kenapa kita harus terlebih dahulu tahu tentang proyeksi??
Karena dalil Stewart menggunakan dasar rumus tersebut... Let's check it
out..!!! XDXDXD
ABC adalah segitiga sembarang. D adalah
sembarang titik pada sisi AB. AD=
dan DB =
.
Jika a, b, c,
, dan
diketahui, maka panjang CD (l)
dapat dihitung sebagai berikut.
Perhatikan Jika a, b, c,
Perhatikan
Gabungkan keduanya, maka:
Kali silang, lalu bagi dengan 2, maka:
Ingat bahwa
Rumus di atas itulah yang sering dikenal debagai dalil Stewart.
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Contoh Soal 2:
Jika AB = 10 cm, CB = 12 cm, AC = 6 cm, dan DB = 7 cm, maka berapakah panjang CD?
Jawab:
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
Selanjutnya, dalil Stewart sangat terpakai
terutama untuk menghitung panjang garis-garis istimewa pada segitiga.











